Skip to main content

Pengelolaan Aset

BERITA

USK Gelar Sosialisasi Pendataan Aset: Dorong Optimalisasi Barang Milik Universitas untuk Efisiensi Anggaran

BANDA ACEH, 4 September 2026 – Universitas Syiah Kuala (USK) mengambil langkah strategis dalam menata tata kelola asetnya dengan menggelar rapat sosialisasi bertajuk "Pendataan Barang Milik Universitas (BMU) dan Peran Strategis Kampus dalam Efisiensi Anggaran".

Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Senat USK pada hari Jumat, 4 September 2026, dan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Sumber Daya dan Keuangan Dr. Fairuzzabadi,S.E., M.Si Dalam sambutannya saat membuka acara, Wakil Rektor menegaskan bahwa pengelolaan aset universitas yang inovatif dan efisien sangat krusial untuk mendukung kemandirian ekonomi institusi.

Efisiensi pengelolaan aset ini ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan civitas akademika melalui remunerasi dan perbaikan fasilitas, serta membuka ruang fiskal yang lebih luas untuk pendanaan riset dosen.

Beliau juga menekankan bahwa dengan status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), universitas dituntut untuk memiliki tingkat akuntabilitas dan transparansi audit yang tinggi, di mana pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) harus mematuhi prinsip tertib administratif, tertib fisik, dan tertib hukum. 

Acara ini menghadirkan Bapak Taufikurrahman sebagai narasumber yang memaparkan pentingnya pemanfaatan teknologi data geospasial dalam manajemen aset.

Beliau menjelaskan bahwa kerja sama antara Kementerian ATR/BPN dan Badan Informasi Geospasial (BIG) menggunakan teknologi pemetaan mutakhir bertujuan untuk meminimalisir kasus tumpang tindih sertifikat tanah.

Taufikurrahman juga mengingatkan instansi untuk berhati-hati terhadap kelalaian administrasi dan memverifikasi jaminan secara formal guna menghindari risiko hukum.

Untuk aset lahan kampus yang masih berstatus idle (menganggur) dan clean and clear, beliau mengusulkan skema kerja sama konsesi seperti Build-Operate-Transfer (BOT) selama 10 tahun agar aset dapat optimal tanpa mengubah status kepemilikannya. 

Lebih lanjut, sosialisasi ini juga membedah beberapa studi kasus spesifik terkait aset di lingkungan USK.

Sebagai rencana tindak lanjut dari rapat ini, pihak universitas telah menyusun beberapa langkah konkret.

Langkah tersebut meliputi identifikasi komprehensif terhadap aset fisik dan intelektual yang berstatus idle, koordinasi dengan BPN Jakarta untuk menyelesaikan kasus sertifikat ganda, serta penyusunan peta jalan (roadmap) pengembangan fasilitas kesehatan agar Pemerintah Daerah bersedia melimpahkan asetnya.

Rapat ini secara resmi menandai komitmen kuat USK dalam menata barang milik universitas guna mewujudkan efisiensi anggaran secara transparan.

Kontak

Jln. Teuku Nyak Arief
Darussalam, Banda Aceh, Aceh, 23111 Indonesia, Telp/fax. +62 651 7554229. email : bmn@usk.ac.id

About Us

Sub Direktorat Pengelolaan Aset Universitas Syiah Kuala berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktorat Sumber Daya dan Keuangan dan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan. Bagian Pengelolaan Aset mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pemanfaatan aset di ruang lingkup Universitas Syiah Kuala

Visitor
Flag Counter